Sabtu, 23 Februari 2013

Jatuh Cinta Diam-Diam..

"Jatuh cinta diam-diam.."
Kata-kata ini sudah tidak asing lagi ditelinga saya, jangankan ditelinga hatipun sering ngerasain jatuh cinta diam-diam. Orang-orang disekitar saya banyak yang bertanya, apa enaknya sih jatuh cinta kalau hanya untuk diri sendiri? percuma dong jatuh cinta kalau cuman ngerasain sendiri.
Emang sih, rada enggak enak kalau jatuh cinta tapi yang ngerasain cuman kita sendiri, kadang kita bisa menjelma menjadi orang yang sangat tolol bahkan menjadi pembohong (baca: ngebohongin hati sendiri tentunya), belum lagi yang ternyata teman kita suka dengan orang yang sama bahkan dia bisa lebih dekat dari yang kita bayangkan. Dan ketika teman kita berbicara panjang lebar kita hanya berkata "ohya? bagus dong? terus?" just do it, Karena rasanya tenggorokan sedikit tercekat.

Tapi menurut saya jatuh cinta diam-diam itu sangaaaaat indah, karena orang yang jatuh cinta diam-diam itu begitu sabar dan tidak banyak menuntut status untuk segera memiliki. Kadang saya juga berpikir lebih enak jatuh cinta diam-diam saja daripada berterus terang tapi kita malah tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Jatuh cinta diam-diam itu sebenarnya masalah. Tapi mustahil juga  jatuh cinta atau mencintai seseorang tanpa terlibat dengan berbagai masalah. Masalah dengan diri sendiri, objek yang dicintai, masalah dengan orang-orang dan lingkungan sekitar yang jatuh cinta dan dicintai. Namun, walaupun jatuh cinta itu masalah tapi tetap saja jatuh cinta itu indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar